Skip to content
Arya dan Rusia: Jalan Menuju Eropa Baru – Relift Media

Arya dan Rusia: Jalan Menuju Eropa Baru Bacaan non-fiksi politik

author _Adolf Hitler_; date _1941_ genre _Politik_; category _Monolog_; type _Nonfiksi_ Orang Rusia takkan pernah memutuskan untuk bekerja kecuali di bawah paksaan dari luar, sebab dia tak mampu mengorganisir dirinya. Dan, terlepas dari semuanya, jika dia mudah diorganisir, itu berkat tetesan darah Arya dalam pembuluhnya. Yang kita butuhkan adalah pandangan kolektif tentang kemauan hidup dan cara hidup rakyat. Kita harus bedakan antara gerakan populer Fasis dan gerakan rakyat di Rusia. Gerakan Fasis adalah kekembalian spontan ke tradisi-tradisi Roma kuno. Gerakan Rusia memi­liki kecenderungan mendasar ke arah anarki. Secara naluri, orang Rusia tidak condong kepada bentuk masyarakat yang lebih tinggi. Bangsa-bangsa tertentu bisa hidup dengan cara sedemikian rupa sehingga bagi mereka sekumpulan unit-unit keluarga tidak membentuk suatu ke­satuan; dan kendati Rusia telah mendirikan sebuah sistem sosial yang memenuhi syarat untuk penamaan “Negara” jika dinilai dengan standar Barat, itu nyatanya bukan sistem yang cocok atau alami untuknya. Benar bahwa, dalam beberapa hal, setiap produk kebu­dayaan manusia, setiap karya yang dikaruniai keindahan, bisa lahir hanya dari efek pembatasan yang kita sebut pen­didikan. Bangsa-bangsa Arya adalah bangsa-bangsa yang sangat aktif. Seseorang seperti Krümel bekerja dari pagi sampai malam; yang lain lagi tak pernah berhenti berpikir. Demi­kian pula, orang Italia sama getolnya dengan seekor semut (bienenfleissig). Di mata orang Rusia, tumpuan utama perada­ban adalah vodka. Cita-citanya adalah tidak pernah melaku­kan apapun kecuali yang perlu. Konsepsi kerja kita (kerja, dan kerja lagi!) adalah konsepsi yang dia terima dengan pasrah seolah itu kutukan nyata. Diragukan apakah ada yang bisa dilakukan di Rusia tanpa bantuan pendeta Ortodoks. Pendetalah yang mampu meng­akurkan orang Rusia dengan kemestian kerja—dengan men­janjikan kepadanya lebih banyak kebahagiaan di dunia lain. Orang Rusia takkan pernah memutuskan untuk bekerja kecuali di bawah paksaan dari luar, sebab dia tak mampu mengorganisir dirinya. Dan, terlepas dari semuanya, jika dia mudah diorganisir, itu berkat tetesan darah Arya dalam pem­buluhnya. Hanya karena tetesan inilah bangsa Rusia men­ciptakan sesuatu dan memiliki Negara terorganisir. Butuh energi untuk memerintah Rusia. Konsekuensinya adalah bahwa, semakin keras rezim sebuah negara, semakin pantas kesetaraan dan keadilan dipraktekkan di sana. Kuda yang tidak terus-terusan dikendalikan, langsung lupa dasar-dasar pelatihan yang sudah ditanamkan kepadanya. Demi­kian pula, bagi orang Rusia, terdapat sebuah kekuatan nalu­riah yang senantiasa menuntunnya kembali ke keadaan alami. Orang-orang kadang mengutip kasus kuda-kuda yang melarikan diri dari sebuah ranch di Amerika, dan menjelang sepuluh tahun kemudian telah membentuk kawanan besar kuda liar. Begitu mudah seekor hewan kembali ke asal-usul­nya! Untuk orang Rusia, kembali ke keadaan alami adalah kembali ke bentuk-bentuk kehidupan primitif. Keluarga eksis, wanita merawat anak-anaknya, seperti betinanya ter­welu, dengan semua perasaan seorang ibu. Tapi orang Rusia tidak menginginkan lebih. Reaksinya terhadap pembatasan Negara terorganisir (yang selalu berupa pembatasan, karena itu membatasi kebebasan individu) adalah brutal dan ganas, seperti semua reaksi feminin. Ketika dia runtuh dan mesti menyerah, si Rusia tiba-tiba meratap. Kehendak untuk kem­bali ke keadaan alami ini diperagakan dalam revolusi-revo­lusinya. Bagi orang Rusia, bentuk tipikal revolusi adalah nihilisme. Aku berpikir masih ada minyak bumi di ribuan tempat. Adapun batu bara, kita tahu kita sedang mengurangi cada­ngan alam, dan bahwa dalam berbuat begitu kita sedang menciptakan celah-celah di subtanah. Sedangkan minyak bumi, mungkin saja danau-danau yang darinya kita menarik minyak bumi terus-terusan terbarukan dari waduk-waduk tak kasat mata. Sudah pasti, manusia adalah mikroba paling berbahaya yang bisa dibayangkan. Dia mengeksploitasi tanah di bawah kakinya tanpa pernah bertanya apakah dia sedang mem­buang produk-produk yang mungkin sangat diperlukan oleh kehidupan di wilayah-wilayah lain. Jika kita memeriksa masalah ini dengan cermat, kita mungkin akan temukan di sini asal-usul bencana-bencana yang terjadi secara berkala di permukaan bumi.
Judul asli : Aryans and Russians; The shortening of space by roads; The natural piety of man<i=1fW4XD8zF9ZB884nwn60Qm7jYh7UjL9WP 420KB>Aryans and Russians; The shortening of space by roads; The natural piety of man
Pengarang :
Penerbit : Relift Media, Maret 2025
Genre :
Kategori : ,

Unduh

  • Unduh

    Arya dan Rusia: Jalan Menuju Eropa Baru

  • Koleksi

    Koleksi Sastra Klasik (2025)